Capaian tersebut disampaikan oleh Kepala BNN Palopo, AKBP Herman, dalam Press Release Akhir Tahun yang digelar di Kantor BNN Palopo, Rabu (31/12/2025). Ia hadir didampingi Kasubag Umum beserta jajaran dan Tim Asesmen Terpadu (TAT).
“Tim Asesmen Terpadu telah melakukan asesmen kepada 260 orang. Angka ini melampaui target tahunan yang ditetapkan sebanyak 210 orang. Klien yang diajukan berasal dari wilayah hukum Polres se-Luwu Raya dalam periode Januari hingga Desember 2025,” ujar AKBP Herman.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi lintas institusi dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Selain itu, BNN Palopo juga mencatat hasil pengungkapan kasus melalui join operation bersama BNN Provinsi Sulawesi Selatan dan Bea Cukai. Dari operasi gabungan itu, berhasil diungkap 3 kasus jaringan narkotika lintas provinsi dan kabupaten/kota di Luwu Raya.
“Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika berupa sabu dengan berat total 336,4 gram dan ganja seberat 543 gram,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, AKBP Herman menekankan pentingnya dukungan publik terhadap program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Program P4GN sangat bermanfaat bagi masyarakat. Saya berharap dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen agar program ini berjalan lancar, sehingga dapat mewujudkan generasi yang cerdas dan bebas dari narkoba,” tutupnya.













Komentar