Bupati Luwu Pastikan Pelayanan RSUD Batara Guru Tetap Optimal Pasca Lebaran

LUWU – Mengawali hari pertama kerja usai libur Hari Suci Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Luwu H Patahudding melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru (RSUD-BG) Belopa, Rabu (25/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal setelah masa libur panjang.

“Saya sengaja datang ke RSUD Batara Guru Belopa untuk memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan normal seperti hari-hari biasa usai libur Idulfitri,” ujar Patahudding.

BACA JUGA :  Bupati Luwu Apresiasi Qari dan Qariah, Hafiz 30 Juz Berangkat Umrah

Ia menyebutkan, peningkatan kunjungan ke fasilitas kesehatan merupakan hal yang lazim terjadi pasca Lebaran. Hal ini kerap dipicu perubahan pola makan masyarakat selama perayaan.

“Biasanya setelah Lebaran, kunjungan ke puskesmas dan rumah sakit meningkat. Salah satu penyebabnya adalah pola makan yang berubah, seperti konsumsi makanan berlebihan. Karena itu, kami ingin memastikan tenaga kesehatan siap memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dr. Daud Mustakim, M.Kes, mengungkapkan bahwa memang terjadi lonjakan jumlah pasien usai Idulfitri. Sebelum Lebaran, jumlah kunjungan berkisar antara 26 hingga 36 pasien per hari. Namun setelah hari raya, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 49 hingga 57 pasien per hari.

BACA JUGA :  3 Artis Ibu Kota Akan Hibur Masyarakat Luwu Dalam Rangkaian HUT Belopa

Menurutnya, sebagian besar keluhan pasien berkaitan dengan gangguan pencernaan dan penyakit yang dipicu pola konsumsi selama Lebaran. Di antaranya asam lambung (dispepsia), sakit perut, muntaber, sesak napas, demam, diare, maag, GERD, kolesterol tinggi, hingga hipertensi.

“Keluhan yang paling sering kami temui adalah gangguan pencernaan, yang umumnya disebabkan konsumsi makanan bersantan, pedas, berminyak, serta tinggi gula secara berlebihan setelah sebulan berpuasa,” terang dr. Daud.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kasus kolesterol dan asam urat dipicu oleh konsumsi daging merah, jeroan, serta aneka kue manis selama perayaan Lebaran. (*)

BACA JUGA :  Bupati Luwu Resmikan Generator Oksigen di RSUD Batara Guru Belopa 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar