Kiprah Timnas Indonesia Selama Sejarah Gelaran Piala Asia

Piala Asia 2023 yang sedang berlangsung di Qatar menjadi sejarah baru bagi Timnas Indonesia. Timnas mampu melaju hingga babak 16 besar kejuaraan sepakbola antar negara yang ada di benua Asia tersebut. Ada banyak fakta sejarah mengenai keikutsertaan Indonesia di Piala Asia.

Kejuaraan yang diadakan setiap empat tahun sekali, telah mengalami perkembangan dalam jumlah pesertanya sepanjang sejarahnya. Dalam edisi pertamanya pada tahun 1956 di Hongkong, hanya empat Tim Nasional yang berpartisipasi, yaitu Korea Selatan, Hongkong, Israel, dan Vietnam Selatan.

Pada Piala Asia 2023, 24 Tim Nasional akan bersaing, termasuk Tim Nasional Indonesia. Dari awal Piala Asia pada tahun 1956, hanya sembilan negara yang berhasil meraih gelar juara. Jepang memimpin dengan empat gelar, sementara Arab Saudi dan Iran masing-masing meraih tiga gelar juara, dan Korea Selatan dua gelar juara. Israel, Kuwait, Australia, Irak, dan Qatar masing-masing memiliki satu gelar juara.

Kiprah Timnas Indonesia di Sepanjang Gelaran Piala Asia.

Hingga saat ini, Timnas Indonesia telah ambil bagian dalam empat edisi Piala Asia, yaitu pada tahun 1996 (UEA), 2000 (Lebanon), 2004 (China), dan 2007 (Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand), serta yang terbaru Piala Asia Qatar 2023. Sayangnya, Timnas Indonesia belum pernah berhasil meraih gelar juara Piala Asia. Berikut kiprah Timnas Indonesia sepanjang sejarah Piala Asia.

1. Piala Asia 1996, Sejarah Gol Spektakuler Widodo Cahyono Putro

Pada Piala Asia 1996, Pada keikutsertaan yang pertamanya Indonesia hanya berhasil mengumpulkan satu poin dari hasil imbang 2-2 melawan Kuwait. Hal yang serupa terjadi pada edisi tahun 2000, di mana Timnas harus puas dengan satu poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Kuwait.

Di Piala Asia pertama yang diikuti oleh Indonesia ini, ada satu momen yang masih diingat saat ini. Gol Spektakuler Indonesia yang diciptakan oleh Widodo Cahyono Putro saat menghadapi Kuwait jadi salah satu gol terbaik sepanjang sejarah TImnas. Gol salto legendaris tersebut membantu Timnas mendapatkan 1 poin dengan menahan imbang Kuwait.

2. Piala Asia 2000 Lebanon Indonesia Tanpa Gol dan Kemenangan

Pada gelaran Piala Asia kedua yang diikuti oleh Indonesia ini merupakan catat terburuk timnas selama mengikuti Piala Asia. Timnas yang tergabung dalam grup B dengan China, Korea Selatan, dan Kuwait hanya mampu mendapatkan satu poin saja.

Sama seperti edisi 1996, Timnas mendapatkan Poin dengan menahan imbang Kuwait tanpa Gol. Di pertandingan kedua Timnas kalah 0-4 melawan China dan kalah 0-3 melawan Korea Selatan yang menjadikan Indonesia berada di juru kunci grup B.

3. Piala Asia 2004 Hadirkan Kemenangan Pertama Indonesia

Baru pada edisi 2004, Indonesia meraih kemenangan pertamanya di Piala Asia dengan mengalahkan Qatar 2-1. Namun, di edisi terakhir pada tahun 2007, Indonesia hanya mampu meraih 3 poin dari kemenangan 2-1 melawan Bahrain, tetapi sayangnya, tidak cukup untuk melangkah ke fase berikutnya.

4. Piala Asia 2007 Indonesia Sebagai Tuan Rumah

Pada Piala Asia 2007 ini, Indonesia berpartisipasi karena menjadi tuan rumah bersama dengan Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Piala Asia ini merupakan edisi terakhir yang diikuti Indonesia sebelum lolos melalui kualifikasi pada edisi 2023 di Qatar. Meskipun bertindak sebagai Tuan Rumah, Indonesia hanya bisa meraih satu kemenangan dan gagal lolos ke babak gugur.

5. Piala Asia 2023 Sejarah Bagi Indonesia

Pada edisi 2023 yang berlangsung di Qatar ini menjadi sejarah bagi Timnas Indonesia. Pertama kali Indonesia berhasil lolos ke babak 16 besar sebagai bagian dari peringkat 3 terbaik. Lolosnya Indonesia ini menjadi hasil terbaik selama mengikuti Piala Asia.

Berbagai informasi menarik tentang Timnas Indonesia dan berbagai olahraga lainnya dapat kamu temukan di Berita data. Website Beritadata.com menghadirkan berbagai informasi seputar Timnas Indonesia serta olahraga yang populer lainnya. (*/dirman)

Komentar