PALOPO – Guna mengantisipasi aksi balapan liar yang kerap dilakukan sejumlah remaja selama bulan suci Ramadhan, personel Polres Palopo akan mengintensifkan patroli pengamanan di sejumlah titik yang selama ini rawan dijadikan lokasi balapan liar.
Patroli tersebut difokuskan pada waktu-waktu tertentu, khususnya menjelang sahur, usai pelaksanaan Sholat Tarawih, serta selesai sholat Subuh.
Dimana aktivitas balapan liar sering terjadi dan berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Selain melakukan patroli rutin, personel juga akan melakukan pembubaran apabila ditemukan adanya aksi balapan liar, serta memberikan pembinaan kepada para remaja yang terlibat.
Kepolisian juga akan menindak tegas pelanggaran lalu lintas yang membahayakan keselamatan.
Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadhan.
“Setiap bulan Ramadhan, balapan liar kerap muncul dan meresahkan masyarakat. Untuk itu, kami akan meningkatkan patroli di titik-titik yang dianggap rawan guna mencegah terjadinya aksi tersebut,” ujar AKP Marsuki.
Ia menegaskan, balapan liar tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga sangat berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami tidak ingin ada korban jiwa ataupun kecelakaan akibat aksi balapan liar. Oleh karena itu, selain patroli, kami juga melakukan upaya preventif dan memberikan imbauan kepada para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hingga subuh,” tambahnya.
AKP Marsuki juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya rencana maupun aktivitas balapan liar.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Mari kita isi dengan kegiatan positif dan ibadah, bukan dengan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.*













Komentar