Bupati Luwu Tinjau Kebun Kakao Bersertifikat, Perkuat Kualitas Bibit Unggul

LUWU – Bupati Luwu, Patahudding, melakukan peninjauan langsung ke perkebunan kakao milik warga yang telah tersertifikasi sebagai sumber benih biji dan entres di Desa Padang Kamburi, Kecamatan Bupon, Sabtu (25/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan di kebun milik H. Malle dan H. Rahman yang telah mengantongi sertifikasi sumber benih dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Sertifikasi ini menjadi jaminan mutu bibit kakao yang dihasilkan, sekaligus mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Luwu telah mengembangkan sejumlah klon unggul kakao, seperti ICCRI, Buntu Batu (BB), 45, serta Sulawesi 2 (S2), yang seluruhnya telah bersertifikasi.

BACA JUGA :  Cegah Stunting, Ketua TP-PKK Luwu Ajak Gerak Masif di Ponrang

Ia pun mengajak daerah lain yang membutuhkan bibit kakao berkualitas untuk menjadikan Kabupaten Luwu sebagai salah satu sumber benih, mengingat kualitas dan legalitasnya telah terjamin.

Menurutnya, bantuan bibit kakao dari pemerintah pusat sebanyak 8 juta pohon untuk Kabupaten Luwu juga bersumber dari kebun-kebun yang telah tersertifikasi tersebut.

“Alhamdulillah, melalui program Bapak Presiden RI lewat Kementerian Pertanian, kita mendapatkan bantuan 8 juta bibit kakao untuk Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding.

Ia berharap seluruh penyuluh dan stakeholder dapat berperan aktif dalam mendampingi masyarakat agar program tersebut memberikan manfaat maksimal bagi petani.

BACA JUGA :  Muh Dhevy Bijak Buka Kegiatan Gerakan Pangan Murah Di Walenrang Timur Dan Lamasi Timur

“Saya yakin bantuan ini akan meningkatkan penghasilan masyarakat. Apalagi lebih dari 70 persen warga kita berprofesi sebagai petani. Kita optimistis, jika program ini berjalan baik, pada 2028–2029 pendapatan mereka akan meningkat,” tambahnya.

Selain memperkuat sektor hulu, Pemerintah Kabupaten Luwu juga mendorong hilirisasi kakao melalui pembangunan pabrik skala kecil bersama kelompok tani di Barambing. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk kakao sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Penjabat Sekretaris Daerah Muhammad Rudi, Kepala Dinas PMD Ahmad Awwabim, Kepala Bappelitbangda Moch. Arsal Arsyad, Plt. Kepala Dinas Pertanian Islamuddin, para penyuluh pertanian, Pabung 1403 Suparman, Kapolsek Bupon, serta Kepala Desa Kamburi. (*)

BACA JUGA :  Untuk Formasi Tahun 2024, Pemkab Luwu Melalui BKPSDM Usulkan 961 PPPK

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar